Jumat, 10 Mei 2013

Rajab dan Keistimewaannya

"Sesungguhnya bilangan bulan di sisi Allah adalah dua belas bulan dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi. Diantaranya ada empat bulan haram (suci). Itulah agama yang lurus". -at taubah, 36-
   
Rajab merupakan bulan ketujuh dalam urutan sistem penanggalan hijriah. Juga termasuk satu dari empat bulan suci yang disebutkan dalam Qur'an dan ditegaskan dalam sabda rasul yang diriwatkan imam Bukhari dan imam Muslim. "Sesungguhnya zaman
berputar sebagaimana ketika Allah menciptakan langit dan bumi. Satu tahun ada 12 bulan, diantaranya ada empat bulan suci. Tiga bulan berurutan adalah Dzulqa'dah, Dzulhijjah dan Muharram, kemudian bulan Rajab suku Muhdar diantara Jumadil tsani dan Sya'ban". 
   
Disebut bulan haram karena pada bulan-bulan tersebut sangat diharamkan melakukan peperangan dan pertumpahan darah. 
   
"Mereka bertanya tentang berperang pada bulan haram. Katakanlah, berperang pada bulan haram adalah dosa besar...". (Al Maidah, 2).
   
Selain larangan berperang dan menumpahkan darah, larangan melakukan maksiat juga sangat ditegaskan pada bulan-bulan itu. Meskipun larangan maksiat berlaku untuk setiap waktu, namun pada bulan haram, larangan itu lebih ditegaskan lagi. Karena ditakutkan balasan yang diterima akan datang lebih cepat dan dosa yang diterima akan lebih berlipat ganda.
   
"Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kamu melanggar syi'ar-syi'ar Allah dan melanggar kehormatan bulan-bulan haram...". (Al Maidah, 2)
   
Kembali kepada keistimewaan Rajab, sebagai bulan yang disucikan, Rajab memiliki banyak keistimewaan baik dari sisi spiritual maupun historical. Saking banyaknya berkah yang bertaburan di bulan Rajab, baginda rasul berdoa kepada Allah mengharapkan berkah Rajab.
   
"Yaa Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya'ban. Serta pertemukanlah kami pada bulan Ramadhan". (H.R. imam Ahmad)
   
Keistimewaan lainnya adalah:
   
      1. Berpuasa sehari laksana sebulan penuh.
"Siapa yang berpuasa sehari di bulan Rajab, dia laksana
berpuasa selama sebulan penuh...". (H.R. Thabrani)
   
      2. Ditutupnya 7 pintu neraka.
".... Siapa yang berpuasa 7 hari di bulan Rajab, maka ditutuplah untuknya 7 pintu neraka..". (H.R. Thabrani)
   
      3. Dibukakan 8 pintu surga.
"...  Bila berpuasa 8 hari di bulan Rajab, maka dibukakan untuknya 8 pintu surga..". (H.R. Thabrani)
   
      4. Akan dikabulkan segala keinginan.
"... Bila berpuasa 10 hari di bulan Rajab, maka Allah akan mengabulkan segala keinginannya..". (H.R. Thabrani)
   
      5. Diberi minum air yang berasal dari sungai Rajab.
"Sesungguhnya di surga terdapat sebuah sebuah sungai yang bernama sungai Rajab. Airnya lebih putih daripada susu dan rasanya lebih manis daripada madu. Siapa yang berpuasa sehari di bulan Rajab, dia dikaruniai minum dari sungai itu". (Abu Qasim at Taimi).
   
Walaupun memiliki sanad hadits yang lemah, namun para perawi sepakat tidak mengategorikan hadits palsu. Hadits yang memiliki sanad lemah tetaplah hadits asli yang bisa dan tetap boleh dijalankan sepanjang bukan untuk menentukan suatu hukum.

Sedangkan dari segi historical, peristiwa yang terjadi di bulan Rajab adalah:1. Isra' mi'rajnya baginda nabi.2. Penaklukan bumi al Quds.Pada 27 Rajab 583 H, Shalahuddin al Ayyubi berhasi membebaskan al Quds (Jerusalem) dari kaum salib tanpa perlawanan dan pertumpahan darah sedikitpun dari kaum salib. Hal ini berbeda jauh ketika sebelumnya kaum salib merebut al Quds pada tahun 1099 M. Saat itu banyak kaum muslimin baik anak-anak maupun orang tua dan wanita-wanita dibantai oleh pasukan salib. Dan era kegelapanpun menyelimuti.3. Runtuhnya kekhalifahan Utsmani yang berpusat di Turki. Seorang penghianat keturunan yahudi bernama Mustafa Kemal berhasil menghancurkan pusat pemerintahan islam dunia, kekhilafahan Utsmani. Sejak itu dan sampai saat ini, pemerintahan Islam yang terbentang dari Spanyol sampai Indonesia terpecah menjadi puluhan negara. Sistem Tuhan pun runtuh.Demikian sekilas tentang Rajab dan keistimewaannya. Semoga bermanfaat :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar